News

KERAMAT 2: Caruban Larang Hadirkan Horor yang Nyata dengan Konsep Found Footage

24 November 2022 | News | Christina T.M. | 8 Views

Catatan Produser – Chand Parwez Servia

Butuh 13 tahun untuk hadirkan KERAMAT 2: Caruban Larang setelah film KERAMAT yang fenomenal sukses menghadirkan kengerian nyata dari lokasi-lokasi yang benar-benar horor dan keramat dengan konsep found footage pertama. Semua ini terjadi karena “kegilaan” seorang Monty Tiwa. Bayangkan dalam presentasinya, Monty menyampaikan keinginannya untuk membuat film tanpa skenario, dan menyambangi tempat-tempat keramat dengan kamera yang dipegangnya. Tantangan lokasi super berat, dan tidak adanya referensi film sejenis ini tentunya bukan hal gampang untuk disetujui hingga lanjut ke realisasi. Ketika itu seperti biasa, insting saya membaca passion yang luar biasa besar dari Monty. Seketika kami berjabat tangan, dan berpelukan. Let's go!
Tahun ke tahun perbincangan tentang KERAMAT tiada henti di berbagai forum. Hingga tahun 2018 kami sepakat sudah waktunya untuk hadirkan sequelnya. Dihantui beban tanggung jawab besar kepada penggemar film pendahulunya, termasuk putra-putri saya yang ngefans dan terus-menerus menonton dan minta filenya. Hingga butuh lebih dari 3 tahun untuk persiapan, dan sebagai pemanasan film KERAMAT kami restorasi kemudian tayang ulang di bioskop yang disambut penuh antusias, karya ini juga menjadi tontonan favorite di berbagai platform digital di tanah air hingga ke mancanegara.

Riset panjang untuk KERAMAT 2: Caruban Larang yang dilakukan oleh Monty terealisasi, dan selesai produksinya di tahun ke-4. Rentang waktu 13 tahun perlu diantisipasi dengan meningkatkan kreativitas konsep dari pendahulunya sesuai kondisi kekinian. Semua itu untuk hadirkan yang terbaik bagi penonton. Garis besar cerita dengan karakter-karakternya adalah hal pertama yang saya tahu, hingga kami bisa memilih casts kemudian tim produksi sesuai sudut pandang 3 camera. Editor kembali kami ajak Cesa David Luckmansyah yang bersama saya baru mengetahui cerita lengkap KERAMAT 2: Caruban Larang sehari sebelum syuting dilakukan. Semua yang disampaikan Monty selama 2 jam adalah hal-hal yang “tidak biasa”, dan kami sepakat bisa dilaksanakan karena semua casts dan crew yang terlibat adalah pencinta film pendahulunya. Bahwa semua siap untuk hadirkan horor yang nyata dan tidak dibuat-buat. Bayangkan para casts tidak pernah tahu apa yang akan mereka hadapi ketika menjalani adegan demi adegan. Sehingga mana teror yang disiapkan dan mana yang “hadir” tiba-tiba menyatu, dan terekam camera dari lokasi-lokasi seram dan dikeramatkan.
Pasca produksi berlanjut alami berbagai peristiwa mistis, seperti yang terjadi selama syuting yang membuat pemain harus konsultasi dengan psikolog, dan pemulihan akibat berbagai goncangan psikis. Editing terpaksa dilakukan siang hari, bukan kerena kerja sehat seperti kantoran tentunya, tapi karena berbagai hal “tidak biasa”. Teror nyata saya alami, mulai dari ketukan berat di pintu saat preview teaser trailer, begitu pintu dibuka angin dingin yang datang melebihi dinginnya ruang editing ber-ac, dan tidak ada siapapun… Terjadi lagi saat di ruang mixing berpintu tebal, nyata suaranya… But, show must go/on! Pada kesempatan lain, tiba-tiba ruang editing merebak bau kemenyan pas adegan bakar kemenyan, semua ini membuat ketidaknyamanan yang lumayan panjang hingga terbawa mimpi. Namun ini juga yang membuat kami percaya KERAMAT 2: Caruban Larang adalah horor penting era ini, semangat inilah yang ingin kami tawarkan untuk penonton tercinta. Kami juga ingin memberi peringatan kepada penonton untuk bersiap mengalami ini.
Banyak pujian ketika teaser kemudian trailer kami release, tapi tidak sedikit keraguan mencuat. Bagi kami itu jadi motivasi dalam berkarya, dan silakan buktikan. Terima kasih saya pada segenap tim di bawah kepemimpinan Monty Tiwa, casts yang luar biasa nyalinya, dan tim pasca produksi yang tidurnya tidak pulas selama ini. Mari kita persembahkan karya ini…
KERAMAT 2: Caruban Larang di Bioskop-Bioskop terdekat mulai 24 November 2022.

Catatan Sutradara – Monty Tiwa
Film KERAMAT yang rilis di tahun 2009 adalah sebuah proyek eksperimental yang tidak kami rencanakan
untuk memiliki efek jangka panjang. Dan seperti segala sesuatu yang berasal dari sebuah eksperimen, kami
sudah siap untuk apapun hasilnya. Berhasil atau tidak, diterima atau ditolak. Mungkin karna berangkat dari
kesederhanaan tanpa beban, KERAMAT malah berhasil menyentuh penonton-nya.
Pelan tapi pasti, jumlah penonton kami bukan hanya terkumpul dari dalam gedung bioskop tapi juga dari
sudut-sudut warnet, ruang-ruang kelas yang dipakai untuk nobar dan dari bisik-bisik di forum internet yang
menyebarkan rekomendasi untuk menonton. Kini KERAMAT 2: Caruban Larang hadir 13 tahun tahun
setelah rilis film pertamanya. Bukan lagi sebuah eksperimen tapi sebuah kerinduan untuk menciptakan lagi
koneksi kuat kepada semua penonton yang telah mengapresiasi judul pertama kami.
Akhir kata bagi saya dan pak Chand Parwez, KERAMAT 2: Caruban Larang bukan lagi sebuah film untuk
dibuat, sebuah eksperimen untuk dicoba. Tapi KERAMAT 2: Caruban Larang adalah sebuah bukti nyata cinta
antara pembuat film dan penontonnya.
Selamat menonton KERAMAT 2: Caruban Larang. Dimanapun, kapanpun.